Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Puluhan Warga Ambia Tuntut Kades Diperiksa

08/05/18, 11:42 WIB Last Updated 2018-05-08T04:42:33Z
adv google
Puluhan warga Ambia menyampaikan aspirasi di Kantor Inspektorat Kab.Talaud Selasa (8/5) Siang.

Melonguane, BLITZ--Dugaan banyaknya kesalahan penggunaan kewenangan dan keuangan desa yang dilakukan Ferry Rumegang Kepala Desa Ambia, dilaporkan puluhan warganya lewat unjukrasa damai di Depan Kantor Inspektorat Kepulauan Talaud, Selasa (8/5).


Dalam orasinya, koordinator aksi Ferry Tumbal menyampaikan sejumlah kejanggalan yang terjadi dan diduga dilakukan oleh Kepala Desa Ambia.


"Kades melakukan pembelian tanah desa seharga Rp.70 juta tetapi dilaporkan pembelian hanya Rp.15 juta. Dana BUMDes tidak pernah dilaporkan. Kemudian bantuan pemerimtah yakni RTLH, oleh kades diberikan kepada keluarganya, termasuk ada keluarganya yang notabene Aparatur Sipil Negara malahan mendapat bantuan pemasangan listrik yang dikhususkan bagi keluarga tidak mampu. Yang terakhir pembuatan drainase diganti dengan pembangunan taman wisata. Kami minta Inspektorat segera memeriksa Kades Ambia," jelas Tumbal.


Sementara, Inspektur Inspektorat Kepulauan Talaud Moudy R Gumansalangi yang menerima para pengunjuk rasa, secara singkat menyatakan menerima dan akan segera menindak lanjuti aduan warga.


"Kendala saat ini, pegawai Inspektorat sementara menjalankan tugas pemeriksaan. Tetapi hal ini akan segera dilaporkan kepada Bupati, kemudian kami akan berkoordinasi dengan BPM dan Bappeda untuk melakukan pemeriksaan faktual di lapangan, baik aspirasi bapak-ibu maupun klarifikasi yang sudah pernah disampaikan Kepala Desa kepada kami," ujar Gumansalangi.


Para pengunjuk rasa menyatakan menerima tanggapan Inspektur dan melanjutkan aksi damainya di Kantor BPM dengan pengawalan aparat Polres Kepulauan Talaud.



Den-Dala



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Puluhan Warga Ambia Tuntut Kades Diperiksa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan