Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

50 KK di Dapihe Terancam Abrasi, Manalip Kerahkan Alat Berat

01/10/18, 09:29 WIB Last Updated 2018-10-01T02:29:37Z
adv google
Lokasi yang terancam abrasi.(foto:Istimewa)


 



Melonguane, BLITZ--Bupati Sri Wahyumi Manalip SE, langsung merespon penyampaian warga Desa Dapihe Kecamatan Tampan'Amma, soal ancaman Abrasi bagi 50 Kepala Keluarga di desa tersebut.

"Pemerintah akan menurunkan alat berat ke Dapihe bersama tim kerja untuk merencanakan dan mengerjakan penanggulangan dan pencegahan meluasnya abrasi," tegas Manalip, Senin (1/10) Siang.

Selain menurunkan alat berat, Manalip juga meminta masyarakat Desa Dapihe untuk bersama-sama dalam aksi penanggulangan dampak abrasi.

"Persoalan ini disampaikan ketika Perubahan APBD 2018 sudah selesai berproses. Tentunya ada hal-hal yang mau tidak mau membutuhkan kebersamaan kita dalam mengatasi masalah abrasi ini. Pemerintah menurunkan alat berat dan diharapkan masyarakat turut berpartisipasi bekerja dalam langkah-langkah penanggulangan," ujarnya.

Sejak diterimanya informasi soal abrasi yang mengancam keselamatan 50 Kepala Keluarga di Desa Dapihe, Bupati telah memerintahkan jajarannya untuk mengerjakan penanganan awal, sampai nanti tindak lanjutnya berupa penanggulangan secara terstruktur dikerjakan dengan menggunakan alat berat dan metode lainnya, sesuai dengan kajian di lapangan. 




Den-Dala
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 50 KK di Dapihe Terancam Abrasi, Manalip Kerahkan Alat Berat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan