Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Bina Mental, Polsek Beo Bawa Pelaku Penganiayaan Didoakan di Ibadah Minggu Raya

20/01/19, 17:29 WIB Last Updated 2019-01-21T10:30:09Z
adv google
Pelaku saat didoakan Pendeta dan seluruh pelayan Gereja GMPU Rae.(foto:istimewa)

Melonguane, BLITZ--Polsek Beo Polres Kepulauan Talaud terus melakukan terobosan baru dengan membawa pelaku kriminal yang beragama Kristen di wilayah kepolisian sektor Beo ke Gereja.

Kapolsek Beo Ipda Fatras Andawari bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Mangensinga dan Brigadir Agung membawa seorang tersangka kasus penganiayaan yang sudah dilakukan penyelesaian sengketa atau Alternative Dispute Resolution ( ADR), berinisial DA Alias Dalton (25) tahun, ke Gereja Masehi Protestan Umum (GMPU) Rae, tempat pelaku terdaftar sebagai anggota jemaat, untuk didoakan oleh Pendeta dan Pelayan Khusus di jemaat tersebut, Minggu pagi (20/1).


Saat ibadah lelaki DA Alias Dalton (25) Tahun di minta untuk maju kedepan untuk ditumpangkan tangan oleh pendeta dan didoakan, bersama dengan jemaat.


“Pelaku juga mengucapkan janjinya dihadapan pendeta dan jemaat bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang bertentangan dengan hukum. Adapun kegiatan ini adalah terobosan Polsek Beo guna memperbaiki mental dan prilaku bagi generasi muda untuk tidak melakukan perbuatan pidana,” ucap Andawari.


Dalam kesempatan ini juga Kapolsek Beo diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat.


"Saya berharap dan meminta dukungan serta kerjasama dari tokoh-tokoh gereja dalam pembangunan mental spiritual warga, guna meminimalisir terjadinya tindak kejahatan," kata Andawari.



Den-Dala
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bina Mental, Polsek Beo Bawa Pelaku Penganiayaan Didoakan di Ibadah Minggu Raya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan