Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

OPD Kabupaten Talaud Ikut BIMTEK SPSE Versi 4.3

16/01/19, 19:43 WIB Last Updated 2019-01-16T12:43:11Z
adv google

Bupati Sri Wahyumi Manalip saat bersama Karo Jimmy Ringkuangan.(foto:istimewa)

Manado, BLITZ--Dalam rangka pelaksanaan dari Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3 seluruh Kepala OPD Kabupaten Kepulauan Talaud mengikuti BIMTEK SPSE Versi 4.4, SIRUP Versi 2.3 dan E-KATALOG di Kantor Gubernur Sulawesi Utara Rabu (16/1/19) siang.


BIMTEK tersebut turut dihadiri oleh Kepala Biro Jimmy Ringkuangan Kepala OPD Kabupaten Kepulauan Talaud serta Bupati Sri Wahyumi Manalip SE.

Bupati SWM dalam kesempatan ini mengatakan, saat ini Pemkab Talaud siap melaksanakan  anjuran yang berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa untuk melakukan migrasi dari Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 3 menjadi SPSE Versi 4.

"Kami ikut Bimtek agar bisa lebih mengatahui lebih mendalam sistem yang baru ini. Karena cukup banyak perbedaan antara versi lama dan bari ini, salah satunya SPSE Versi 4 dibandingkan dengan SPSE Versi 3 adalah pembuatan dokumen pemilihan tidak lagi dilakukan oleh Pokja ULP, melainkan langsung terintegrasi dalam sistem sehingga dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam penyusunan Dokumen Pengadaan oleh Pokja," jelasnya.



Dilanjutkannya, dalam BIMTEK tersebut juga dijelaskan banyak hal termasuk terkait perubahan serta fitur terbaru apa saja yang ada dalam aplikasi SPSE versi 4.3.

“Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia, saat ini telah mengembangkan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.3. Karena ini memang sudah dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan banyak fitur baru yang butuh perhatian serius," ujar SWM.

Dirinya pun berharap, seluruh OPD Kabupaten Kepulauan Talaud mengikuti BIMTEK tersebut dengan baik agar lebih memahami regulasi dari sistem yang baru ini.

“Sosialisasi ini sangat penting bagi pimpinan OPD untuk memahami regulasi terbaru yang mengatur pengadaan barang atau jasa. Diharapkan dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai salah satu Pelaku Pengadaan di level teratas yang nota bene sangat rentan dengan resiko dan permasalahan hukum,” kuncinya.


Den-Dala





Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • OPD Kabupaten Talaud Ikut BIMTEK SPSE Versi 4.3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan