Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

SWM : Apa yang saya terima sebagai Marambe, semuanya adalah aset daerah

04/02/19, 09:26 WIB Last Updated 2019-02-04T02:26:38Z
adv google

Bupati Sri Wahyumi Manalip.(foto:istimewa)

Melonguane, BLITZ--Pernyataan tegas Bupati Sri Wahyumi Manalip SE (SWM) diatas, ia sampaikan saat membawakan sambutan sebagaj Marambe Sinangian Ratun Taroda, dalam acara Rangkat'tu Ton'na di Beo Boukevard Centre 31 Januari lalu,


"Jadi saya ingin menjawab soal anggapan sebagian orang bahwa, pembelian mahkota, baju dan lainnya yang melekat dalam gelar yang diberikan para Pentia Adat kepada saya selaku Marambe Siangian Ratun Porodisa adalah pemborosan, bukanlah demikian. Bahwa semua barang tersebut selanjutnya setelah saya selesai menjabat dan melepaskan gelar, maka semuanya akan dikembalikan dan menjadi aset daerah," tegas Bupati SWM.


Ia mengatakan, bahwa apa yang telah diadakan merupakan sebuah hal yang penting dalam menjaga identitas budaya dan memelihara serta merawat adat daerah.


"Yang terutama bukan harga pengadaaanya tetapi nilai yang dikandung dan makna dari pengadaan tersebut. Sebagaimana kita melakukan prosesi ataupun ritual Mandulu'u Ton'na dan atau Rangkat'tu Tona'na. Jangan kita terpaku pada seremonialnya tetapi hakekat dan makna di dalamnya yang telah membuat kita semua dilimpahi anugerah, selamat dan karunia dari Tuhan Yesus sekalipun banyak kejadian yang menurut ekspektasi banyak orang Talaud akan mengalami bencana. Tetapi oleh doa tak henti yang Tuhan dengar dan kabulkan Tanah Porodisa senantiasa aman dan damai," ujarnya.


Diakhir sambutannya, Bupati SWM menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan selama kepemimpinannya yang akan berakhir Juli 2019 mendatang.



Den-Dala
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SWM : Apa yang saya terima sebagai Marambe, semuanya adalah aset daerah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan