Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

DPRD Terima Keluhan Warga Terkait Persoalan Tanah

24/09/19, 08:51 WIB Last Updated 2019-10-20T23:16:56Z
adv google

Anggota DPRD Kota Manado, Saat menerima keluhan warga terkait persoalan tanah.(AnQ/ManadoBLITZ.com) 
Manado, BLITZ - Diwakili kuasa hukum Jawaludin Tuege S.H, Jemmy Salampesi, bersama ormas bela negara, mengadukan Camat Tikala dan Kasat Pol PP, karena penyalahgunaan wewenang ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Senin (23/9) siang.

DPRD Manado dalam dengar pendapat kali ini, dipimpin oleh legislator Boby Daud didampingi Hengky Kawalo, Benny Parasan, Lucky Datau, Suyanto Yusuf dan Sakarias Tatukude.

Warga Kota Manado membawa aspirasinya ke DPRD, terkait persoalan tanah.(AnQ/ManadoBLITZ.com) 
Dalam keluhannya, warga atas nama Jemmy Salampesi bersama anak-anak yang merupakan ahli waris yang didampingi ormas, meminta agar DPRD bisa menjadi fasilitator terkait persoalan tanah, yang dalam register Desa tercatat sebagai miliknya, tapi pada 18 September lalu, Pol PP bersama Sekcam Tikala membongkar dan memasang pagar baru, atas permohonan Gun Honandar, yang memiliki Sertfikat Kepemilikan Tanah.

Kuasa Hukum pemohon, dalam aduannya mengatakan, masalah kepemilikan itu sudah berproses secara hukum karena itu dirinya berharap jangan ada yang menutup akses jalan tersebut, dan meminta masalah itu difasilitasi DPRD.
Kuasa Hukum bersama pemohon, saat menjelaskan situasi ketika berada di lokasi.(AnQ/ManadoBLITZ.com)
"Para pendemo meminta kami untuk menjadi fasilitator terkait pesoalan tanah yang ada di Pumorow, dimana pendemo merasa pihak Kecamatan dan Pol PP sudah, telah menyakahgunakan wewenang dan tugas," ujar BoDa sapaan akrab politisi PAN ini.

Menindaklanjuti permohonan warga ini, Bobby Daud, Zakarias Tatukude, Hengky Kawalo, Lucky Datau, Benny Parasan dan Suyanto Yusuf, yang menerima keluhan itu langsung turun ke lokasi dan memeriksa kondisi di lapangan, dan menemukan telah ada pemasangan pagar seng oleh pemilik SHM 259.
Anggota DPRD Kota Manado, saat berdiskusi dengan pemohon dan ahli waris.(AnQ/ManadoBLITZ.com) 
"Kami telah meninjau lokasi yang menjadi persoalan, dan memang sudah ada pemasangan pagar seng oleh pemilik Sertifikat. Karenanya kami akan memanggil pihak-pihak yang terkait yakni BPN, Kasat Pol PP, Camat bersama Sekcam Tikala, untuk memperjelas persoalan ini," ujar Datau.

Hal senada juga dikatakan Hengky Kawalo yang menegaskan, bahwa DPRD tidak akan mencampuri urusan hukum, dan hanya akan manjadi fasilitator dalam persoalan tersebut, agar bisa diposisikan dengan benar dan pemerintah jangan berpihak.


"Kami meminta agar masalah itu dibahas bersama dengan mendengarkan penjelasan semua pihak, dan mengingatkan agar pihak Kecamtan maupun Pol PP, agar bijaksana dalam mengambil tindakan serta jangan memihak, agar tidak menyalahi kewenangan yang dimiliki," tandas Kawalo.

(Liputan Khusus/Fangky)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • DPRD Terima Keluhan Warga Terkait Persoalan Tanah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan