Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Perekaman E-KTP di Talaud sudah Mencapai 96 Persen

16/10/19, 22:30 WIB Last Updated 2019-10-28T15:31:45Z
adv google
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Kadisdukcapil ) Kabupaten Kepulauan Talaud Jabes Linda. (Foto:istimewa)


Melonguane, BLITZ--Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Kadisdukcapil ) Kabupaten Kepulauan Talaud Jabes Linda, S.Pd, M.Ap, Rabu (16/10/2019)  menyebutkan realisasi perekaman kartu tanda penduduk elektronik ( e - KTP )  di wilayah terutara Indonesia sudah mencapai 96 persen dari total 85.267 wajib e- KTP. 

" Data yang ada pada kami ( Disdukcapil -red ), dari 85.267 Wajib e- KTP, yang sudah melakukan perekaman sebanyak 81.339 orang atau 96 persen dari jumlah wajib e - KTP. Sedangkan yang belum merekam sebanyak 3.717 wajib e - KTP," ungkap Jabes.

Jabes mengatakan dari sisi perekaman sedianya sudah selesai. Pasalnya empat persen sisa wajib e - KTP yang belum melakukan perekaman adalah penduduk berdata ganda, telah meninggal dunia dan telah lama  berdomisili di luar daerah. 

"Kalo kurang 4 persen sebenarnya itu dinyatakan bahwa perekaman sudah selesai, karena yang empat persen itu biasanya adalah penduduk yang tidak berada di tempat, misalnya di Papua,Bitung ato di  Manado. Mereka sudah bertahun - tahun berdomisili disana tetapi tidak terdaftar di tempat domisili yang baru, mereka masih terdaftar di Talaud namun belum ba rekam. Yang kedua adalah penduduk yang memiliki data ganda, dan yang ketiga adalah penduduk yang sudah meninggal dunia tetapi belum diterbitkan akte kematian," jelasnya.

Ia menambahkan perekaman e- KTP masih dibuka, dan saat ini Disdukcapil tengah fokus mensosialisasikan perekaman e - KTP kepada penduduk berusia 17 tahun, termasuk dengan menyambangi para pelajar di SMA/ SMK se - Talaud.




Den-Dala
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perekaman E-KTP di Talaud sudah Mencapai 96 Persen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan