Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Gelar Reses Perdana, VSR Serap Aspirasi Warga Dapil I

11/12/19, 18:30 WIB Last Updated 2019-12-11T11:30:24Z
adv google

Ratahan, ManadoBlitz -- Persoalan bantuan sosial (Bansos), infrastruktur hingga pencegahan bencana banjir disuarakan warga masyarakat pada agenda reses pertama legislator Partai Golkar Vanda Rantung SE, Selasa (10/11/2019) di Kelurahan Lowu Dua Ratahan.

Tak hanya masalah sosial kemasyarakat dan pembangunan yang dikoreksi warga, persoalan politik identitas ikut di kupas bahkan disuarakan keras salah seorang warga dalam reses tersebut.

"Mohon maaf, saya hanya rakyat biasa. Makanya saya datang hanya menggunakan sendal jepit. Di forum terhormat ini saya mau katakan, bahwa anggota dewan ketika dia duduk adalah milik rakyat. Jangan ada lagi politik identitas hanya karna masalah beda pilihan dan dukungan saat agenda politik lalu. Saya minta kepada lurah yang baru agar memutus rantai-rantai perbedaan. Apalagi di Kelurahan Lowu Dua ini," sembur Pak Bagunrat.

Tak sampai disitu, Ia pun mengoreksi berbagai pembabangunan sekaligus menanyakan apakah program-program tersebut sudah jalan atau seperti apa. "Untuk bantuan sosial kalo bisa jangan hanya melihat rumah, by name by adress, tapi lihat apakah yang menjadi penerima punya lahan perkebunan atau tidak. Kalo dia punya lahan tidur, kenapa di kasih bantuan. Pertanyaanya, sebetulnya yang tidur lahan atau orangnya," kata Bagunrat sembari meminta agar pencegahan bencana banjir di wilayah itu harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Senada dikatakan Henny Kaloh yang meminta jalan bagian belakang Lowu Dua yang sudah longsor-longsor agar diperbaiki. "Bukan cuma itu, deng kalo boleh pak lurah kase inga akang itu anak-anak muda supaya nyanda kumpul-kumpul sampe larut malam demi keamanan dan ketertiban bersama," pintah Henny.

Disisi lain, Musa Mawu meminta anggota dewan Vanda Rantung, memperjuangkan pelestarian bahasa Ratahan (Pasan). Pasalnya kata Mawu, masalah anggaran menjadi kendala. Bahkan ditegaskannya, selama ini harus menggunakan dana sendiri dalam melestarikan bahasa Ratahan kepada masyarakat.

Sementara itu, Alex Sigar meminta Vanda Rantung memperjuangkan perbaikan jalan Tawang Nasaret. "Masih ba pece. Kalo boleh tahun depan so bekeng tu tanggul dan jalan so nda ba pece," pintah Alex.

Menjawab berbagai masukan dan tuntutan konstituennya, Vanda Rantung berjanji akan memperjuangkan termasuk mengkoordinasikan hal-hal yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah didalamnya instansi-instasi teknis terkait.

"Perlu bapak ibu ketahui, dari sejumlah usulan yang disampaikan, untuk masalah infrastruktur beberapa diantaranya sudah dianggarkan dan akan dikerjakan tahun depan. Salah satunya jalan Tawang Nasaret termasuk beberapa infrastruktur yang ada di Kelurahan Lowu Dua," terang Vanda sembari memaparkan sejumlah pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan 2020 mendatang.

"Prinsipnya semua aspirasi masyarakat ini akan sepenuhnya saya perjuangkan," tukas Vanda sembari menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang sudah bersama-sama dalam agenda kerakyatan tersebut.

Hadir dalam reses itu perwakilan Dinas Sosial Kabid Nolly Ratela, Dinas Pendidikan Kabid Vita Sualang, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Lurah Lowu Dua Benny Ompi, staf pegawai dan honor Sekretariat DPRD Mitra.

(Red/***)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gelar Reses Perdana, VSR Serap Aspirasi Warga Dapil I

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan