Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Kandou Sebut JS Ngawur dan Tendensius

29/01/20, 19:59 WIB Last Updated 2020-01-30T12:47:44Z
adv google
Falen Kandou
Ratahan, ManadoBlitz -- Pernyataan Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap yang menyebut akan melanjutkan kepemimpinan bupatinya ke periode ke-3 jika pelantikan Bupati Talaud di laksanakan mendapat respon dari  Aktivis Muda Asal Minahasa Tenggara Falen Kandou.

Menurut Kandou Pernyataan JS ini Terkesan Ngawur dan Tendensius.

"Pernyataan Bupati JS itu terkesan ngawur karena proses demokrasi di Kabupaten Kepulauan Talaud itu sudah berjalan sesuai Konstitusi Dan Pelantikan itu sendiri adalah perintah Konstitusional sesuai Pasal 164 UU No 10 Tahun 2016, proses Pilkada Talaud Itu sudah berjalan tahap demi tahap dan telah di sahkan oleh KPU dan di perkuat oleh putusan Mahkamah Konstitusi,Jadi kalau pak James itu pro Demokrasi dan mau mendukung proses penerapan aturan yang baik dan benar maka seharusnya menghormati hasil demokrasi di Talaud yang sudah berjalan sesuai UU tidak usah membuat pernyataan -pernyataan yang Tendensius "Tuturnya

Tambahnya, jika beliau menginginkan 3  periode silahkan saja selama itu di restui oleh konstitusi.

"Jika yang Bersangkutan ingin Maju lagi di periode ke 3 dan di setujui Depdagri melalui perubahan SK mendagri  silahkan saja di coba !! Yang pasti proses Pilkada di Kabupaten Kepulauan Talaud Itu sudah sah dan Konstitusional dan Pelantikan Bupati terpilih Itu harus di jalankan Karena itu Perintah UU," Pungkasnya

Menangapi adanya putusan MA soal periodesasi Bupati Terpilih Kabupaten Kepulauan Talaud yang di sinyalir menjadi alasan statement Bupati Minahasa Tenggara ini, menurut Kandou hal itu tidak bisa menghalangi atau membatalkan pelantikan.

"Sesuai Konstitusi di Negara ini lembaga yang berwenang dan memiliki otoritas melaksanakan Pilkada itu adalah KPU dan KPU Sudah melaksanakan Nya di kabupaten Talaud, Tahapan Nya Sudah Berjalan bahkan sudah berakhir dan telah mendapatkan pemenangnya dan di tetapkan sejak Tahun 2018 yang lalu,tidak mungkin keputusan MA yang lahir desember Tahun 2019 ini di laksanakan dan akan mengubah atau membatalkan Putusan KPU yang sudah di perkuat oleh Putusan MK yang kita Tau bersama Putusan MK adalah final dan mengikat,tidak ada lembaga manapun yang bisa Membatalkan Putusan KPU yang di perkuat oleh putusan MK ini termasuk Putusan MA,Jadi kalau pelantikan Ini tidak di laksanakan maka akan jadi preseden Buruk terhadap pelaksanaan pilkada kedepan."Tutupnya.

(Christian Soriton)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kandou Sebut JS Ngawur dan Tendensius

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan