Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Kajari Warning Dewan Periode 2014-2019, 1 Bulan Kembalikan Uang Negara

05/02/20, 19:32 WIB Last Updated 2020-02-05T12:36:35Z
adv google
Kantor DPRD Manado
 Inzet Kepala Kejari (Kajari) Manado, Maryon


Manado, BLITZ--Guna menyelamatkan uang negara dalam dugaan kasus korupsi, dana tunjangan dan perumahan di DPRD Kota Manado tahun 2018, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado me-warning anggota DPRD Manado periode 2014-2019, untuk segera mengembalikan uang negara.

Baca juga: Diduga Terlibat Korupsi 40 Legislator

Menurut Kepala Kejari (Kajari) Manado, Maryono pihaknya memberikan jangka waktu 1 bulan.

"Untuk penyelamatan kerugian negara tetap diutamakan, dan mereka (legislator Manado 2014-2019, red) melalui satu perwakilan telah berkonsultasi. Di sini kami telah menegaskan agar kerugian uang negara dikembalikan, dengan tenggang waktu 1 bulan,” ungkap Maryono, saat dihubungi awak media, Rabu (05/02).

Selebihnya, dirinya menegaskan kalau proses pengembalian tidak boleh dilakukan secara cicil.

“Harus dikembalikan penuh, tidak boleh dicicil, untuk satu anggota dewan itu hitungan sekitar 150-200 juta. Prosesnya nanti kami akan menghadirkan pihak BRI, dan begitu terjadi pengembalian, uang langsung disetorkan ke kas negara,” pungkas Kajari Manado, didampingi Kasie Intelnya, Theodorus Rumampuk.

Terpisah, Kasie Pidsus Kejari Manado, Parsaoran Simorangkir menambahkan bahwa sampai saat ini, dugaan Tipikor penetapan dan pembayaran tunjangan perumahan dan transportasi di DPRD Manado periode 2014-2019 di tingkat penyidikan masih berproses.

“Saat ini masih didalami, kami terus bekerja,” tanggap Simorangkir.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  Kejari Manado secara resmi telah menaikkan status kasus dugaan Tipikor DPRD Manado, dari tahap penyelidikan ke penyidikan (sidik).


Ronal Sumalul/rd
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kajari Warning Dewan Periode 2014-2019, 1 Bulan Kembalikan Uang Negara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan