Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

DPRD Mitra Hearing PT Newmont

23/02/20, 22:37 WIB Last Updated 2020-02-23T16:01:42Z
adv google

RATAHAN, MANADOBLITZ -- Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) bersama perwakilan PT.Newmont Minahasa Tenggara dihadiri Aliansi masyarakat Ratatotok, membahas terkait rusaknya lahan eks PT Newmont Minahasa Raya (NMR) Jumat (21/02/2020) diruang sidang DPRDMitra.

Dalam rapat yang dipimpin Tonny H Lasut, juga hadir ketua DPRD Marty M Ole, Wakil Ketua Khaterin Mokodaser dan hampir semua Anggota DPRD Mitra serta keterwakilan PT NMR Anatakeri Kakauhe dan Vera Turang sementara dari Aliansi Masyarakat Ratatotok terlihat ketuanya Donal Pakuku, Dedy Rundengan Sekertarisnya dan Kasim Mololonto juga Lexi Ponto.

Terungkap dalam hasil dengar pendapat ini, bahwa sesudah beroperasinya PT NMR di wilayah tersebut sudah dilakukan reboisasi penanaman pohon disekitar tambang dan lahan eks pengelolaan tambang pasca ditutupnya lokasi tersebut.

“Berdasarkan surat masuk, yang dipertanyakan masyarakat adalah soal status tanah atau lahan dan tanaman yang dikompensasi PTNMR kepada masyarakat, dan hal ini yang akan di bahas,” ujar Tonny Lasut.

Menanggapi hal ini, perwakilan PTNMR Anatakeri Kakauhe dengan tegas mengatakan bahwa setelah selesai beroperasinya NMR kesemuanya itu sudah dikembalikan kepada negara.

“Tanah, lahan serta tanaman yang dilaksanakan oleh PT NMR berupa reboisasi tersebut, sudah dikembalikan kepada negara sesuai fungsinya yaitu hutan produksi terbatas dan dikemudian hari sebagian dari tanah dan lahan tersebut sudah dijadikan Kebun Raya yang namanya Megawati Soekarno Putri,” kata Kakauhe.

Ditambahkan Lasut bahwa saat ini tidak ada lagi yang mengatas namakan milik Yayasan, Koperasi atau Pribadi atas lahan eks PT NMR namun kepastian statusnya adalah milik Negara. (Christian Soriton)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • DPRD Mitra Hearing PT Newmont

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan