Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Tumimbang Goreskan Perdamaian di Atas Kanvas

21/02/20, 13:54 WIB Last Updated 2020-02-21T06:54:46Z
adv google



Manado, BLITZ--Berbagai coretan tinta berwarna dalam canvas putih dan seni pahatan bebatuan  yang begitu indah mewarnai pameran tunggal seni lukis dan ukiran patung dari tangan halus Drs Timbangunusa Tumimbang M.Sn yang di laksanakan di hotel Sintesa Peninsulla Manado pada Kamis (20/2).

Dengan mengusung thema dalam tajuk  "merendah di bibir pasifik," pameran yang dilaksanakan dengan di balut pesan-pesan tersirat dalam gambar ini, mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai kalangan, di antaranya dukungan penuh dari Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan para pelaku seni dari berbagai komunitas serta akademisi seni dan budaya di bumi nyiur melambai.



Semaraknya ceremony dan louching pembukaan pameran tunggal karya salah satu putra Porodisa ini memancarkan kesan syaduh dari deretan-deratan lukisan dan pahatan patung yang terpajang dalam pameran karya anak negeri di bibir pasifik ini.

Ada berbagai pesan moral yang tersirat dari setiap lukisan dan patung yang di buat oleh Dosen fakultas Seni dan Budaya Universitas Negeri Manado ini.

"Dari deretan-deretan lukisan saya ini masing-masing mempunyai sifat dan pesan moral tersendiri, di antaranya ada pesan tentang mengajak kepada setiap insan manusia untuk menyatuh kembali dengan alam dan juga selain itu, menyeruhkan pesan perdamaian di bumi yang kita pijak ini, serta pula mendorong semua elemen baik itu pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama kita mencintai dan mengembangkan karya seni dan budaya kita," ujar Tumimbang dalam wawancara dengan wartawan Manadoblitz.com.



Dalam wawancara ini pula tumimbang menambahkan pesan lain dari setiap coretanya.

"Ada beberapa karya saya yang menampilkan suasana hati dan situasi baik itu yang terjadi pada waktu yang lalu dan pada zaman sekarang," katanya.



Selain itu dalam lukisannya dia menggambarkan suasana kehidupan manusia yang berada di bentangan bibir Pasifik di masa lampau.

"Serta melukiskan suasana hati saya ketika ada hal menjadi kerinduan yang tidak bisa saya ungkapkan lewat mulut,dan semuanya itu saya tuangkan dalam goresan- goresan tinta yang bertajuk," katanya sembari mengungkapkam dalam pameran tunggal ini dirinya mendorong kepada generasi mudah yang berbakat untuk terus termotivasi melahirkan karya dan  bakatnya dalam mengekspresikan nuansa dan situasi lewat karya-karya seni.

"Agar lewat seni in pula dapat menamlilkan ciri khas dan dapat mendorong bertumbuhnya pariwisata daerah. Namun di satu sisi pemerintah daerah juga mempunyai peranan penting untuk bersama-sama dengan para seniman mengembangkan dan mengekspresikan karya-karya dalam iven berskalah nasional dan internasional, agar dalam berbagai karya seni ini dapat menarik pariwisata di daerah Sulawesi Utara," kunci Timbangunusa Tumimbang.






Steven Laluas

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tumimbang Goreskan Perdamaian di Atas Kanvas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan