Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

SK: Pendidikan Jalan Keluar Mematahkan Adagium Soal Daerah Perbatasan

04/03/20, 10:11 WIB Last Updated 2020-03-04T03:20:26Z
adv google
Wakil Gubernur Steven O. E Kandouw


Melonguane, BLITZ--"Tidak ada jalan lain untuk mematahkan adagium maupun labeling yang berlaku mengenai daerah perbatasan yang tertinggal, terkebelakang selain pendidikan," ucap Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven OE Kandouw (SK) dalam tatap muka bersama ASN dan THL Dinas Pendidikan di Kepulauan Talaud, Rabu (4/3) pagi.


Lebih jauh Wagub menyatakan perhatian Gubernur Olly Dondokambey terhadap Tenaga Harian Lepas selalu dibuktikan dan ini ditandai dengan pemberian tunjangan setara Upah Minimum Regional yakni Rp.3.300.000.


"Jadi pak gub selalu inga pa ngoni, kong awas kalo ngoni nda inga pa gub. Ingat dalam arti bahwa pekerjaan menjadi guru adalah pekerjaan yang mulia. Laksanakan kerja secara bertanggung jawab dan penuh integritas juga berkualitas," pungkas Wagub. 


Mendahului sambutan wagub Kacabdin Dikda Dr Sri Ratna Pasiak menyampaikan laporannya yakni kondisi sekolah dan siswa yang ada di Kepulauan Talaud.


"Jumlah SMA sebanyak 19 sekolah dengan 1swasta dan 18 negeri. SMK 10 sekolah 3 swasta, SMAK sebanyak 5 sekolah dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 366 orang dan THL  231orang," ujar Pasiak.


Mengenai pelaksanaan UNBK tahun ini, Kepulauan Talaud sudah akan melaksanakan UNBK 100 persen dimana jumlah peserta UNBK sebanyak 1075 siswa dari 3893 siswa yang ada. 





Den-Dala
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SK: Pendidikan Jalan Keluar Mematahkan Adagium Soal Daerah Perbatasan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan