Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Kuasa Hukum Terdakwa Penyiram Novel Baswedan, Dipertanyakan

17/06/20, 19:53 WIB Last Updated 2020-06-17T12:53:25Z
adv google

Advokad Denny Supary dan Ombun Suryono.(foto:ist)

Jakarta, BLITZ--Tim Peduli Kehormatan Profesi Advokad mempertanyakan dasar hukum Kuasa Hukum Terdakwa Penyiraman Novel Bawesdan Mengenakan Toga Advokat Dalam Sidang.

Terlepas dari perdebatan mengenai Putusan atas kasus penyiraman Novel Bawesdan, Tim Peduli Kehormatan Profesi Advokat justru menemukan fakta berbeda.

Tim Peduli yang  diinisiasi oleh sejumlah Advokat diantaranya Ombun Suryono Sidauruk, Johan Imanuel, Ika Arini Batubara, Denny Supari, John SA Sidabutar, Novli Harahap, Joe Ricardo, Bireven Aruan, Yogi Pajar Suprayogi, Steven Albert, Wendra Puji, Indra Rusmi, Fernando, Muhammad Abas, Erwin Purnama, Asep Dedi, Ricka Kartika Barus, Endin, Abdul Jabbar, Gunawan Liman, Muhammad Yusran Lessy, Firnanda, Niken Susanti, Intan Nur Rahmawanti, Kemal Hersanti, Arjana Bagaskara Solichin, Ondo Simamarta dan Ari Wibowo mempertanyakan toga Advokat yang digunakan oleh Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Penyiraman Novel Bawesdan.

Juru Bicara Tim, Ombun Suryono Sidauruk mempertanyakan kuasa hukum terdakwa yang mengenakan tiga advokad sementara diketahui mereka adalah berprofesi sebagai polisi aktiv. 

"Ini big question dalam profesi advokat, bisakah polisi aktif bertindak selaku penasehat hukum terdakwa termasuk bersidang dalam pengadilan pidana menggunakan atribut advokat atau toga Advokat dalam sidang?" ujar Sidauruk dalam press lirisnya.

Bahkan sebuah hal yang aneh, dalam persidangan tersebut hakim dan jaksa penuntut tidak melakukan tindakan alias membiarkan hal tersebut.

"Ini sangat aneh mengapa Majelis Hakim dan Penuntut Umum juga membiarkan terjadi saat sidang berlangsung. Dan Organisasi Advokat tidak ada yang menindaklanjuti hal ini," tuturnya Ombun.

"Fakta ini dapat dikatakan Quo Vadis UU Advokat dan Profesi Advokat sebagai Officium Nobile (Profesi Terhormat) jika Profesi nya diselundupkan oleh Profesi lain" sambung Ombun.

Perwakilan lainnya Denny Supari mengatakan dalam Pasal 25 UU Advokat tegas bahwa Toga Advokat wajib digunakan dalam Sidang Pidana.

"Ingat lho untuk Advokat yang sah sesuai UU No 18 Tahun 2003 Tentang Advokat bukan untuk paralegal untuk profesi lainnya. Pasal 25 UU Advokat menyatakan "Advokat yang menjalankan tugas dalam sidang pengadilan dalam menangani perkara pidana wajib mengenakan atribut sesuai dengan peraturan perundang- undangan, Penjelasan Pasal 25 cukup jelas. Sehingga tidak ada alasan bagi profesi lainnya untuk mengenakan atribut advokat dalam Sidang Pidana," jelasnya.

Selain itu Mahkamah Konstitusi juga tegas mengatur tentang hak ini.

"Termasuk juga di Mahkamah Konstitusi tegas dikatakan Menurut Pasal 4 ayat (1) Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 19 Tahun 2009 tentang Tata Tertib Persidangan, advokat yang beracara di sidang Mahkamah Konstitusi juga diwajibkan memakai toga." Tambah Denny.

Pengecualiannya, Supari menjelaskan dipergunakan dalam persidangan anak.

"Adapun pengecualian bagi Advokat tidak mengenakan toga dalam Sidang Pengadilan Anak yang ditegaskan dalam Pasal 6 PP 27/1983 juncto Pasal 22 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Kewajiban hakim, penuntut umum, dan advokat untuk memakai toga dalam sidang perkara pidana dikecualikan dalam sidang perkara tindak pidana anak." Ujar Denny

Sementara itu, perwakilan lainnya Erwin Purnama menambahkan "dalam Pasal 20 ayat (3) UU No.18 Tahun 2003 tentang Advokat, juga menjelaskan. Advokat yang menjadi pejabat negara, tidak melaksanakan tugas profesi Advokat selama memangku jabatan tersebut.

"Apabila Polisi masih aktif yang sudah lulus ujian Advokat atau mempunyai lisensi izin beracara, tidak di perbolehkan melaksanakan atau berprofesi advokat, karena itu akan saling bertentangan," tutupnya.



*/dewa
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kuasa Hukum Terdakwa Penyiram Novel Baswedan, Dipertanyakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan