Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Pelaku Pariwisata diminta Siap Hadapi New Normal

01/06/20, 09:59 WIB Last Updated 2020-06-01T02:59:47Z
adv google
Suasana video conference bersama pelaku pariwisata Sulawesi Utara.(foto:ist)

SULUT, BLITZ--Sektor pariwisata jadi salah satu sektor swasta yang paling merasakan dampak Pandemi Covid 19.

Tapi kini meski belum sepenuhnya berakhir, Pemerintah Pusat sudah menggaungkan pemberlakukan tatanan normal baru atau new normal dibeberapa daerah di Indonesia.

Menghadapinya, pelaku pariwisata di Sulut diharapkan kesiapannya menghadapi tatanan normal baru atau new normal di Manado.

“Ibaratnya covid-19 tidak dapat dihilangkan tapi kita harus kendalikan. New normal tadi dibahas dengan pemerintah pusat mau tidak mau dari sekarang kita harus menciptakan hidup terbiasa dengan itu,” kata Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw dalam vidcon yang difasilitasi Kadis Pariwisata Sulut Henry Kaitjily, Jumat (29/5/2020).

Pelaksanaan di dunia pariwisata Sulut, Kandouw mengingatkan semua pelaku pariwisata tentang pentingnya kesiapan untuk hidup di tengah keterbatasan.

“Untuk itu pemerintah berupaya relaksasi keuangan kedepan format kepariwisatan kita harus dirubah sesuaikan dengan keadaan dijalan. Mau tidak mau secara online semua transaksi kepariwisataan kita harus dijalankan kalau yang baru 10 sampai 15 persen kedepan 90 persen harus online virtual,” tegas Kandouw



*/Shm
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pelaku Pariwisata diminta Siap Hadapi New Normal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan