Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Sampah di Kota Manado Menumpuk Diduga Akibat Kasus Incenerator

21/01/21, 14:44 WIB Last Updated 2021-01-21T07:44:24Z
adv google

 

Lokasi TPA Sumompo.(foto:ist)


MANADO, BLITZ--Dugaan kasus korupsi pada proyek pengadaan 4 incenerator atau alat pembakar sampah senilai Rp 11,5 miliar dari APBD 2019, yang saat ini telah ditangani pihak Kejaksaan Negeri Manado ke tahap Penyidikan, ternyata menjadi salah satu biang keladi menumpuknya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bahkan di pelosok-pelosok Kota Manado. 


Hal ini sangat menjadi perhatian dari salah satu anggota DPRD Kota Manado Lucky Datau. Menurutnya bahwa salah satu penyebab menumpuknya sampah di Kota Manado akibat dari rancunya pengadaan alat pembakar sampah incenerator. 


"Akibat dari rancunya pengadaan alat incenerator sehingga, alat tidak bisa di fungsikan dan ini menyebabkan menumpuknya sampah di TPA, sampai mobil pengangkut sampah harus antri berjam-jam. Jika saja pengadaan ini berjalan baik maka bisa meminimalisir sampah dari tiap-tiap Kecamatan," tutur Datau. 


Dengan dinaikannya kasus dugaan korupsi Incenerator ke Penyidikan Datau tentunya sangat menyuport Kejari Manado untuk mengungkap siapa dalang dari kasus ini karena, ini sangat merugikan masyarakat. "Saya sangat mendukung Kejari Manado untuk mengungkap siapa dalang dari kasus ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Karena yang dipakai dalam anggaran ini adalah uang rakyat," tegas Datau.




Ronald Sumakul



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sampah di Kota Manado Menumpuk Diduga Akibat Kasus Incenerator

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan