Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Astaga..Rumah Diserobot, Pemiliknya Diduga Meninggal Misterius

24/03/21, 11:46 WIB Last Updated 2021-03-24T04:46:26Z
adv google


Lokasi kejadian.(istimewa)

MANADO, BLITZ--Rumah elit di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan II, Kecamatan Wanea akhirnya di Police Line oleh Polsek Wanea. Diketahui rumah milik almarhum Henny Kondoy, telah di duduki secara sepihak oleh anak asuhnya berinisial SS, yang belum memiliki kekuatan hukum tetap untuk menguasai rumah tersebut.


Menurut adik kandung dari Henny Kondoy, yang memegang sertifikat asli dan akte notaris yakni Steven Kondoy bahwa SS anak asuh Henny Kondoy telah sepihak menguasai rumah tesebut, dan diduga telah memalsukan data bekerjasama dengan salah satu oknum Pengacara berinisial DM. 


"Saya sebagai adik kandung merasa keberatan atas penguasaan sepihak yang dilakukan oleh SS, bekerjasama dengan oknum Pengacara berinisial DM dengan memalsukan data. Dan kasus ini telah kami laporkan ke pihak Kepolisian, namun sampai saat ini belum juga diproses," terang Steven. 


Saudara korban



Lebih memiriskan lagi, kematian Pemilik Rumah Henny Kondoy sampai saat ini masih misterius. Pasalnya, Steven Kondoy tidak bisa melihat Jenazah kakaknya sendiri pada saat akan dikuburkan. 


"Saya kaget mendengar bahwa kakak saya sudah meninggal. Dan oleh SS kami tidak diperbolehkan untuk melihat jenazah kakak saya, yang dikuburkan secara diam-diam di kampung," ungkap Steven. 


Dengan peristiwa ini kuasa hukum Steven Kondoy yang tergabung dalam Firma Hukum Fahmi Awule Asociate, akan mengungkap tabir gelap dibalik dugaan penyerobotan rumah yang dilakukan secara sepihak oleh SS. 


"Saat ini pihak kami telah mengambil tindakan, dengan meminta keadilan. Dimana rumah ini kami segel, bekerjasama dengan Polsek Wanea untuk nantinya kasus ini akan di proses secara pidana dan perdata. Jadi baik klien kami dan pihak lawan tidak boleh mendiami objek sengketa sebelum ada putusan dari pengadilan. Dan kami tak akan tinggal diam untuk mengungkap tabir gelap dibalik persengkongkolan jahat, yang diduga dilakukan terhadap klien kami," tegas Fahmi. 


Sementara itu Kapolsek Wanea AKP Bartholomeus Dambe yang turun langsung di lokasi dan mengambil tindakan untuk mempolis line lokasi mengatakan bahwa ini adalah salah satu tindakan deskresi dari Kepolisian. 


"Kami telah mengambil langkah tegas dengan menggunakan hak Deskresi kepolisian, untuk mempolis line objek rumah yang menjadi sengketa. Jadi kedua belah pihak yang berperkara tidak boleh menguasai tempat ini sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," pungkas Dambe.



Ronald Sumakul



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Astaga..Rumah Diserobot, Pemiliknya Diduga Meninggal Misterius

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan