Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Kadis PMD Mitra Lakukan Pemantauan Pembangunan Drainase Tertutup di Desa Ponosakan Belang

30/03/21, 10:39 WIB Last Updated 2021-04-15T00:33:29Z
adv google

 

Kadis PMD Mitra Arnold Mokosolang saat melakukan pemantauan didampingi Hukum Tua  desa Ponosakan Belang Erwin Kandou.


RATAHAN -- Pengerjaan penutup drainase Desa Ponosakan Belang, Kecamatan Belang, dipantau Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Arnold Mokosolang, Rabu (31/3/2021).


Disambut Hukum Tua (Kumtua) Erwin Kandou, Mokosolang kembali mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai aturan dan transparan.


“Karena semua terlibat mengawasi, baik DPD bahkan masyarakat bisa awasi pekerjaan tersebut,” ujar Mokosolang.


Karena pekerjaan penutup drainase dilakukan dijalan utama, dia meminta agar pekerjaan mulai dari awal sampai proses finishing dilakukan dengan baik dan rapih.


“Karena dekat dengan jalan raya, pekerjaan harus dilakukan bagus. Nantinya penutup drainase berfungsi menjadikan pejalan kaki menjadi nyaman dan tidak lagi berjalan dibadan jalan raya yang membahayakan,” tuturnya.


Selain itu, Mokosolang menyebutkan pekerjaan Dandes tersebut bisa melibatkan semua kalangan. Baik laki-laki sampai perempuan, untuk menambah ekonomi keluarga.


“Karna covid-19 ini masyarakat mendapatkan pekerjaan melalui dandes, sebagai pemulihan ekonomi. Ini juga bentuk perhatian pemerintah bagi masyarakat,” kata Mokosolang.


Tak hanya itu, dirinya kembali meminta DPD bahkan masyarakat untuk mengawasi jalannya pekerjaan. Bahkan dirinya meminta hukum tua bekerjasama dengan semua pihak dan lembaga agar lebih mendorong keberhasilan pembangunan.


“Apa yang menjadi prioritas untuk dikerjakan itu dulu yang menjadi fokus untuk dibangun. Karena sudah sesuai aturan. Jika ada fasilitas lainnya yang akan dibangun lagi dan menjadi masukan masyarakat, nanti dilakukan ditahap berikutnya,” tambah Mokosolang.


Lanjut, Mokosolang mengapresiasi pembangunan drainase tertutup di desa Ponosakan Belang.


"Saya apresiasi, pekerjaan drainase tertutup ini, karena melibatkan perempuan terutama penerima PKH dan bpnt dengan proses padat karya," tutup Mokosolang.


Hukum Tua Desa Ponosakan Belang, Erwin Kandou menjelaskan bahwa pekerjaan penutup drainase dilakukan sesuai aturan bahkan transparansi. Baik pemborong bahkan buruh kerja murni masyarakat desa tersebut.


“Pekerjaan sudah mencapai 65 persen. Dan yang pasti kami akan melakukan dengan baik sebab penutup drainase dekat jalan raya,” ujar Kandou sambil meminta dukungan masyarakat Desa Ponosakan Belang untuk suksesnya pekerjaan penutup drainase tersebut.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kadis PMD Mitra Lakukan Pemantauan Pembangunan Drainase Tertutup di Desa Ponosakan Belang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan