Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Firma Hukum Fahmi Awule, Dampingi Ahli Waris Tuntut Kepastian Pencairan Lahan Tol Bitung

06/04/21, 09:07 WIB Last Updated 2021-04-06T02:07:13Z
adv google

 



BITUNG, BLITZ----Ahli waris yang memiliki hak atas tanah di kelurahan Pateten Satu Bitung yakni keluarga besar Angkouw-Rumengan, akhirnya mempertanyakan uang pembebasan lahan kepada Tim 9. 


Karena tidak ada kejelasan didampingi Firma Hukum Fahmi Awule bersama Tim, akhirnya Selasa (4/6) kemarin, pengerjaan penegerukan tanah yang menggunakan alat berat di hentikan sementara.


Menurut salah satu tim kuasa hukum keluarga Angkouw Rumengan Kory Sengkey SH menjelaskan bahwa pada tahun 2019, Panitia pembebasan lahan telah mencairkan uang ganti rugi atas rumah yang telah digusur. Namun sejak 2020, uang pengganti lahan belum juga dibayarkan. 


"Kami dari pihak kuasa hukum yang dipercayakan oleh keluarga, meminta agar Panitia segera mencairkan uang ganti rugi, atas pembebasan lahan. Pasalnya kami telah memenuhi semua persyaratan pembebasan lahan dan sudah diajukan ke tim 9. Akan tetapi sampai saat ini, belum juga ada pencairan dengan alasan yang tidak jelas," terang Kory. 




Diketahui tanah di bilangan Kelurahan Pateten Satu Kota Bitung, yang menjadi jalur TOL, telah memiliki kekuatan hukum. Dimana yang tertuang dalam nomor gugatan 204 di Pengadilan Negeri Bitung. 


Dimana dalam putusan tersebut, hak kepemilikan tanah dikembalikan kepada keluarga besar Angkouw Rumengan atas gugatan yang dilayangkan oleh Heri Charles Monuhutu. Dimana sejak diputuskan NO, penggugat tidak lagi melakukan banding sehingga hak atas tanah dikembalikan ke pemilik yang memegang bukti berupa sertifikat asli.




Ronald Sumakul



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Firma Hukum Fahmi Awule, Dampingi Ahli Waris Tuntut Kepastian Pencairan Lahan Tol Bitung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan