Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Astaga...Sejumlah Oknum Polisi Seret Perempuan Di Lokasi Tambang PT MSM

04/05/21, 13:18 WIB Last Updated 2021-05-04T06:38:30Z
adv google

 

Keke (baju putih) diduga menjadi korban arogansi dari oknum Kabag Ops Polres Bitung.(ist)


BITUNG, BLITZ--Upaya  Serly Oroh untuk menguasai kembali lahan milik orang tuanya lokasi tambang PT Maeres Soputan Mining (MSM), Jumat (30/04/2021) sore, dihentikan oleh aparat kepolisian. Bahkan, perempuan yang biasa disapa Keke itu, diduga menjadi korban arogansi dari Kabag Ops Polres Bitung, Kompol Eddy Saputra.


Kejadian itu bermula ketika Jerry Palit dan Rosintha Butar Butar, selaku pemilik sertifikat sah atas tanah belasan hektar di Kelurahan Pinasungkulan, Bitung, berdasarkan sertifikat dan warkah tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN), bersama sejumlah warga dipimpin ketua tim kuasa hukum dari Firma Fahmi & Partner, berhasil masuk ke lokasi tambang tersebut.


Dua buah tenda terbuat dari terpal didirikan oleh Jerry Palit dan Rosintha di masing-masing lahan milik keduanya.


Namun, ketika tim penasehat hukum bersama sejumlah wartawan dan lainnya warga pulang, puluhan anggota Polres Bitung dipimpin langsung kabag ops tiba dilokasi. Baliho bertuliskan status kepemilikan tanah dengan SHM 204, yang dipasang di lahan tersebut, dicabut pihak keamanan PT MSM.


Melihat hal tersebut, Keke selaku anak dari Rosintha Butar Butar, merekam aksi Polisi dan keamanan PT MSM menggunakan ponsel miliknya. Tapi, ketika Keke sedang merekam, Kompol Eddy Saputra memukul ponsel keke dengan gulungan kertas ditangannya hingga terlempar sejauh lima langka. Secara spontan Keke mendorong Eddy Saputra dari belakang.  Kejadian tersebut disaksikan oleh banyak orang, bahkan ada yang merekam peristiwa itu.


Eddy pun teriak kepada anggota Resmob untuk menangkap Keke karena menggangap telah memukul dirinya. Tanpa pandang jenis kelamin, empat anggota Resmob berusaha menangkap dan menyeret Keke ke mobil untuk diamankan.


Aksi arogansi Kabag Ops tidak sampai disitu saja, tenda yang dibangun Rosintha Butar Butar  diperintahkan untuk dibongkar. Pada akhirnya, Rosintha Butar Butar dan masyarakat yang konsen memberangus mafia tanah, membubarkan diri.


Merasa menjadi korban arogansi dan kriminalisasi oleh Kabag Ops Polres Bitung, Keke berjanji akan melaporkan oknum Polisi tersebut ke Propam Polda Sulut. Sementara itu, Fahmy Awulle dari Firma Fahmi & Partner, mengatakan akan mendampingi kliennya untuk melapor ke Propam.


"Jika Klien kami ingin melapor, kami akan dampingi,” singkat Fahmy.



Ronald Sumakul



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Astaga...Sejumlah Oknum Polisi Seret Perempuan Di Lokasi Tambang PT MSM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan