Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Bertemu Menhub, FDW Perjuangkan Infrastruktur Darat dan Laut Bagi Minsel

16/06/21, 07:15 WIB Last Updated 2021-06-16T00:15:49Z
adv google
Bupati Franky D. Wongkar saat bertemu Menhub Budi Karya Sumadi.(istimewa)


MINSEL, BLITZ--Terobosan demi terobosan, terus dilakukan oleh Bupati Franky D. Wongkar, SH, untuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sebagai  yang Maju, Mandiri dan  Sejahtera.


Terbaru, pria Low Profile ini berada di Ibukota Jakarta di kantor kementerian Perhubungan RI untuk memperjuangkan perbaikan infrastruktur Transportasi Darat maupun Transportasi Laut Minsel.


“Hari ini, saya bersama dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Reinhard Ronald Lumba, SSiT, MSi, Kadis Perhubungan Minsel Verra Lasut, AP, MSi  melakukan Audensi langsung dengan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Ir. Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Sekretaris Jenderal Perhubungan Darat Ir. Cucu Mulyana, DESS di kantor Kementerian Perhubungan RI Jakarta,” ungkap Wongkar, Selasa (15/6/2021).


Dalam pertemuan itu, kata Wongkar, dirinya telah mengajukan beberapa usulan kegiatan yang menjadi kebutuhan bagi warga dan masyarakat Minsel yang cukup urgent.


Diantaranya Bidang Transportasi Darat,  yang terdiri dari Fasilitas Keselamatan Jalan, berupa rambu lalulintas, alat pemberi isyarat lalu-lintas (warning light dan traffic light) pada ruas jalan Kabupaten Minsel,  Terminal Tipe C yang berlokasi di Kecamatan Amurang dan Tumpaan,  Pengadaan alat uji kendaraan bermotor,  Pengadaan area traffic control system (ATCS) sebagai penunjang kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Pembukaan lintasan penyeberangan antar Provinsi dari dermaga Amurang – Balikpapan, Pemberian subsidi untuk pembukaan lintasan penyeberangan yang baru antara Kabupaten dalam Provinsi yaitu lintasan Amurang-Melonguane, Pengembalian Kapal KMP Moinit, yang dulunya pernah melayani lintasan Amurang – Pananaru.


Sedangkan untuk bidang Transportasi Laut, lanjut prianyang dikenal sebagai mantan Direktur YBLH-LBH Manado 1996-2002 itu., beberapa usulan kegiatan juga disamaikan kepada pak Menteri Perhubungan RI yaitu,  Penambahan fasilitas pendukung pada Pelabuhan Amurang, Penambahan panjang dermaga pada Pelabuhan Amurang, Penambahan Rute/Trayek Kapal PELNI dari dan ke Pelabuhan Amurang,  Studi Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan Amurang.


"Inilah yang saya perjuangkan saat Audensi dengan pak Menteri Perhubungan RI, pada Selasa (15/6) saat melakukan tugas luar di Jakarta,” tegas pria yang menjadi Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) untuk memenangkan gugatan Megawati Soekarnoputri 1997 silam.


Wongkar juga sangat bersyukur, karena saat Audensi dengan Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi, pak Menteri merespon baik usulan kegiatan dari pemkab Minahasa Selatan. Bahkan, Menteri  Ir. Budi Karya Sumadi  mengatakan bahwa kementerian Perhubungan RI akan menindak-lanjuti usulan tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 


“Yang pasti, Fasilitas keselamatan jalan, serta pembukaan lintasan antar kabupaten, Amurang – Melonguane, mendapat respon yang baik dari pak Menteri,” ucap pria jebolan Fakultas Hukum Unsrat Manado itu.   


Sedangkan untuk lintasan antar Provinsi yaitu Amurang - Balikpapan serta lintasan trayek kapal dari dan ke Pelabuhan Amurang melalui subsidi ke PT. PELNI. Dan pemkab Minsel juga akan menindaklanjuti saran dari pak Menteri Perhubungan bahwa pemkab Minsel harus berupaya/berusaha atau harus ada  effort dari Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan penumpang dan barang, tambah Wongkar mengakhiri percakapannya dari seberang ponsel.(*)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bertemu Menhub, FDW Perjuangkan Infrastruktur Darat dan Laut Bagi Minsel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Iklan