Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Percepat Vaksinasi, RS GMIM Kalooran Amurang Lakukan Pre-order Vaksin Covid 19

16/06/21, 14:16 WIB Last Updated 2021-06-16T07:16:10Z
adv google
Direktur RS GMIM Kalooran Amurang, Billy Manengkei M. Kes


MINSEL, BLITZ--Sejumlah rumah sakit mulai melakukan Pre-order atau preregistrasi pemesanan vaksin virus corona (Covid-19).


Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi virus corona (Covid-19).


Salah satunya Rumah Sakit (RS) GMIM Kalooran Amurang yang melaksanakan pendaftaran Vaksinasi.


Namun untuk vaksinasi kali ini dikususkan untuk keluarga para pegawai Rumah sakit Kalooran. 


Dalam Vaksinasi kali ini RS Kalooran Menggunakan Vaksin AstraZeneca-Oxford untuk keluarga para Pegawai RS, di ketahui sebelumnya para pegawai RS yang sudah di Vaksin sebelumnya menggunakan Vaksin Sinovac Biotech. 


Direktur RS GMIM Kalooran Amurang  Billy Manengkei M.Kes memberikan tanggapan terkait program vaksinasi. 



Dikatakanya, Seluruh wilayah di Indonesia telah memulai proses vaksinasi usai Presiden Joko Widodo disuntik vaksin pada tanggal 13 Januari 2021. 


Untuk gelombang awal, program vaksinasi ditujukan kepada tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen yang berada di garda depan penanganan pandemi covid-19.  


Mengenai program vaksinasi yang sudah berjalan itu, Manengkei M. Kes selaku Direktur RS GMIM Kalooran memberikan respon positif dan sangat menyambut baik program tersebut. 


Kepada Media ManadoBlitz.Com (16/06), dr. Bily juga mengatakan bahwa vaskinasi yang sedang berlangsung itu ditujukan bagi orang sehat dengan kriteria yang telah ditentukan.


“Hal itu, bertujuan agar masing-masing individu memiliki kekebalan tubuh yang baik untuk melawan virus covid-19,” ujarnya.


Tidak hanya itu, Dirut Billy juga mengatakan bahwa vaksinasi akan dilakukan dalam dua kali suntikan. Untuk sunitkan pertama, jelasnya, berguna sebagai cara tubuh untuk mengingat adanya virus yang masuk agar kuat terhadap covid. Sedang yang kedua kalinya bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh lebih maksimal.


“Program vaksinasi ini sangatlah baik. Jika terlaksana dengan maksimal, maka ini adalah ikhtiar kita bersama agar tercipta kekebalan populasi di masyarakat,” paparnya.


“Dengan kekebalan populiasi yang tercipta, maka virus ini mau ditularkan kemana-mana pasti akan terbentur. Jika seperti itu, maka penularan akan semakin sedikit karena kekebalan sudah terbentuk. Dengan begitu pandemi ini perlahan akan berkurang dan diharapkan bisa hilang,” jelasnya lagi


Pada akhir, Prof. Nasron juga mengimbau pada seluruh elemen publik untuk bisa mengikuti program pemerintah tersebut. Pasalnya, dengan turut serta menyukseskan program vaksinasi berarti telah bersama-sama berjuang untuk menekan laju pandemi.


“Namun, meski sudah divaksinasi semua tetap melakukan protokol kesehatan dengan baik. 3M penting untuk tetap dilakukan bersama proses vaksinasi ini berjalan hingga usai,” pungkasnya.


Di Ketahui untuk Vaksinasi tahap pertama berjumlah 80 orang yang mendaftarkan diri namun ada juga yang tidak lulus screaning dikarenakan adanya alergi berat, sakit jantung serta tensi yang tinggi sehingga tidak di loloskan dalam Vaksinasi. Untuk sementara yang sudah di Vaksin saat ini berjumlah kan 50 orang.



Pemerintah Indonesia telah menetapkan ada sekitar 6 vaksin virus corona yang akan digunakan untuk vaksinasi. Hal tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/9860/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Enam vaksin tersebut adalah vaksin merah putih dari Bio Farma, Sinovac Biotech dari China, AstraZeneca-Oxford dari Inggris, Sinopharm dari China, Pfizer dan Moderna dari Amerika Serikat.



Penulis: Herdy Wauran

Editor: Redaksi


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Percepat Vaksinasi, RS GMIM Kalooran Amurang Lakukan Pre-order Vaksin Covid 19

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan