Bawaslu

minsel

minsel

Iklan

Iklan

Ibu 7 Orang Anak kalah dalam Sidang Praper kasus dugaan Penggelapan AC yang di laporkan CEP

20/07/23, 06:17 WIB Last Updated 2023-07-20T05:21:43Z
Minsel Blitz--Kasus Dugaan penggelapan Air Conditioner (AC) yang di Laporkan Mantan Bupati Minsel Dua Periode, Christina E. Paruntu (CEP) kepada Saudaranya Jelly Kumase (JK) telah masuk tahap Putusan dalam Sidang Pra Peradilan.

Diketahui, sebelumnya CEP  telah melaporkan saudarannya JK ke Polres Minahasa Selatan atas dugaan Penggelapan AC di Kios yang diketahui milik peninggalan keluarga mereka. Merasa dirugikan atas perbuatan Jelly yang telah menjual AC tersubut seharga 1,5 Juta, akhirnya CEP menempuh jalur hukum hingga melaporkan ke Polres Minsel. 

Jelly Kumase ahkirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Minsel dan dikenakan pasal 372 KUHP dan atau pasal 362 KUHP. Dari kedua pasal tersebut merupakan pasal alternatif.

Dengan dijeratnya sebagai tersangka dugaan penggelapan tersebut, Jelly Kumase lewat kuasa hukumnya Prayogha Rizky Laminullah SH dan Artha Pirson Supit SH akhirnya mengajukan Pra Peradilan kepada Polres Minahasa Selatan.

Sidang gugatan dilaksanakan selama 7 hari yaitu dengan agenda sidang ke 1, hari Selasa 4 Juli 2023 di Pending dikarenakan termohon (Polres Minsel) tidak hadir. Sidang di lanjutkan pada hari senin 10 juli 2023 dengan agenda pembacaan Permohonan dan jawaban termohon. sidang ke 2 dilaksanakan hari Selasa 11 Juli 2023  pembacaan replik pemohon. Sidang ke 3 dilaksanakan Rabu 12 juli 2023 dengan agenda pembacaan duplik termohon dan pemeriksaan alat bukti pemohon dan termohon, serta di hadirkan saksi ahli dari pemohon. Sidang ke 4 pada hari kamis 13 juli 2023 pemeriksaan alat bukti dari pemohon. sidang ke 5 Jumat 14 juli 2023 masuk tahap kesimpulan. Dan  sidang terakhir masuk dalam putusan yang di gelar pada senin 17 Jully 2023.
Sidang putusan yang dilaksankan di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Amurang, hakim tuggal menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan Jelly Kumase atas penetapan dirinya sebagai tersangak kasus dugaan Penggelapan AC "Mengadili",dalam pokok perkara, menyatakan menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya," ucap Hakim Tunggal, Marthina U. S. Hutajalu S. H., M. H. Li saat membacakan amar putusan di Ruang Sidang Utama PN Amurang. 

Pengacara Jelly Kumase , Prayoga Rizky Laminullah SH dan Artha Pirson Supit SH menerima putusan praperadilan kliennya. Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Amurang menolak gugatan praperadilan atas penetapan Jelly Kumase sebagai tersangka kasus dugaan Penggelapan AC. Artha menilai putusan praperadilan bersifat final sehingga harus diterima. "Menurut Artha, putusan praperadilan itu final, karena administrasinya hakim berpendapat begitu ya kita terima," katanya saat ditemui awak media usai sidang putusan praperadilan di PN Amurang (17/23). 

Sementara itu, Prayogha Laminullah yang juga kuasa Hukum Jelly Kumase Mangatakan "kami sangat menghormati Keputusan yang diberikan oleh Pengadilan Negeri Amurang Melalui Hakim pemeriksa atas permohonan praperadilan yang kami ajukan, namun saya atas nama Kuasa Hukum merasa putusan yang dibacakan pada tanggal 17 Juli 2023, banyak hal yang saya yakini Hakim Keliru dalam memberikan pertimbangan hukum atas putusan aku, bukti-bukti yg kami ajukan tidak ada yang dipertimbangkan, begitu juga dengan saksi-saksi yg kami ajukan dalam persidangan tidak ada keterangan yang dijadikannya pertimbangan terkait Keterangan Saksi Ahli dan Bukti Surat dari Pemohon." Pungkas Prayogha. 

Disamping Itu, Jelly Kumase pun tetap menerima keputusan yang telah ditetapkan oleh hakim, meski ada yang keliru dalam memberikan pertimbangan hukum atas putusan dirinya. Jelly yakini masih ada keadilan lain dari Tuhan untuk dirinya. "Saya sudah siap dan terima semua keputusan yang ada. Saya Tau Tuhan punya cara yang lain untuk saya dalam menempuh permasalahan ini. Karan saya yakin juga Hukum di Indonesia belum Mati. Pungkas Ibu 7 orang anak itu.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ibu 7 Orang Anak kalah dalam Sidang Praper kasus dugaan Penggelapan AC yang di laporkan CEP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Topik Populer

Iklan